You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dispusip DKI Gelar Dialog Interaktif Kulik Cerita Misteri di Cikini
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Dispusip DKI Gelar Dialog Interaktif Mengulik Sejarah Cikini

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) DKI Jakarta mengadakan dialog interaktif bertajuk, Cerita Mati Matian di Balik Cikini Raya, Jumat (3/11) malam.

berdialog seputar misteri di sekitar Cikini

Talkshow menghadirkan dua narasumber, yakni Jose Rizal Manua sebagai budayawan dan Prasodjo Muhammad, penulis dan youtuber.

Dispusip DKI Jakarta Gelar IKRA dan Baca Jakarta Triwulan IV 2023

Kegiatan bincang-bincang yang digelar di gedung Perpustakaan DKI lantai 4, mengupas perjalanan seputar keberadaan Taman Ismail Marzuki.

Cerita diawali berdirinya rumah megah dilengkapi fasilitas kebun binatang milik pelukis tersohor Raden Saleh yang terletak di Jalan Cikini Raya.

Pada 1864, kebun seluas sekitar 10 hektare tersebut dihibahkan menjadi Planten en Dierentuin yang berarti tanaman dan kebun binatang.

Setelah Taman Kebun Binatang Cikini dipindah ke lokasi Taman Margasatwa Ragunan pada 1964, kompleks itu menjadi Taman Ismail Marzuki seperti yang dikenal sekarang.

Kepala Dinas Pusip DKI Jakarta, Firmansyah mengatakan, pihaknya menggelar dialog interaktif bersama budayawan dan penulis buku terkait perspektif berfikir atau kembali mengulik sejarah di seputar kawasan Cikini terutama rumah Raden Saleh yang menyimpan misteri.

Cerita misteri seperti Rumah Tua Raden Saleh di Jalan Cikini Raya saat ini digandrungi anak muda.

"Kami mengajak Prasodjo Muhammad, penulis dan youtuber berdialog seputar misteri di sekitar Cikini. Kegiatan ini juga sebagai ajang memperkenalkan Perpustakaan DKI yang memiliki banyak koleksi buku sejarah, sastra dan budaya kepada generasi muda," ujar Firmansyah, Sabtu (4/11).

Ia berharap semakin banyak penulis muda yang memiliki berbagai konten besama untuk memacu dan memicu generasi muda berkunjung ke Perpustakaan DKI Jakarta.

"Sebab, perpustakaan sebagai bagian sumber informasi yang akan menjadi bekal bagi generasi ke depan memiliki daya saing dan kompetisi," paparnya.

Sementara budayawan, Jose Rizal Manua mengapresiasi berbagai kegiatan dengan konten kekinian yang telah digelar di TIM untuk mendekatkan perpustakaan kepada masyarakat khususnya anak muda.

Diharapkan juga, kawasan pusat kesenian TIM secara keseluruhan diminati generasi muda untuk mempelajari berbagai hal di Taman Ismail Marzuki guna menambah pengetahuan, wawasan dan membangun kecerdasan pada individu masing-masing.

"Saya berharap generasi muda tetap belajar sejarah untuk memperkaya wawasan, rajin berkunjung ke perpustakaan sebagai sumber segala pengetahuan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1518 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1186 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1004 personFolmer
  4. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye993 personDessy Suciati
  5. DKI Dukung Pusat Bangun Hunian Baru untuk Warga Bantaran Rel

    access_time28-03-2026 remove_red_eye872 personDessy Suciati